PSBB Dilonggarkan, Ini yang Dikhawatirkan Ilmuwan Biologi Molekuler

Jakarta

PSBB (pembatasan sosial berskala besar) di beberapa wilayah mulai dilonggarkan, yang artinya masyarakat mulai beradaptasi dengan era new normal. Sebagian aktivitas sehari-hari mulai berjalan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Menurut Prof Herawati Sudoyo, Wakil Kepala Bidang Penelitian Fundamental Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, pelonggaran PSBB banyak diartikan bahwa keadaan sudah kembali normal atau pulih. Tak sedikit warga yang mengabaikan protokol kesehatan di era new normal ini.

“PSBB dihentikan, justru menjadi kekhawatiran kami sebagai ilmuwan. Masyarakat akan menganggap keadaan sudah normal, sehingga enggan menaati protokol kesehatan,” ujar Prof Hera dalam diskusi via Zoom, Jumat (24/07/2020).

Pengakuan organisasi kesehatan dunia WHO soal adanya bukti virus Corona bisa menular secara airborne juga menjadi kekhawatiran tersendiri. Bukan dilonggarkan, antisipasi dengan saling jaga jarak aman seharusnya malah semakin diperketat dalam situasi ini.

“Saya khawatir akan ada ledakan lagi dari virus ini karena sudah terbentuk berbagai cluster baru. Kalau di negara lain, yang tidak mengikuti protokol kesehatan akan dikenakan sanksi,” kata Prof Hera.

Terima kasih telah membaca artikel

PSBB Dilonggarkan, Ini yang Dikhawatirkan Ilmuwan Biologi Molekuler