Rencana 5 Pergub Yang Akan Diubah Anies Sandi

Sebagai pasangan gubernur yang baru saja menjabat, tentu saja Anies Sandi ingin membawa banyak perubahan di masyarakat khususnya di wilayah DKI Jakarta. Mungkin itulah yang ingin dilakukan dengan adanya rencana 5 pergub yang akan diubah Anies Sandi tersebut. Kebijakan-kebijakan baru yang direncanakan oleh Anies Sandi ternyata tidak sejalan dengan kebijakan yang sudah berlangsung saat ini. Karena itulah mau tidak mau pergub yang lama akan diubah untuk mengakomodasi kebijakan baru yang direncanakan oleh Anies Sandi. Berikut adalah beberapa pergub yang rencananya akan diubah tersebut.

Pergub Yang Akan Diubah Anies Sandi Larangan Motor Melewati Sudirman Thamrin

Pada pergub yang dikeluarkan pada tahun 2015 yang silam terdapat larangan motor untuk melewati beberapa jalan protokol seperti Sudirman Thamrin sampai ke Merdeka Barat. Pada pergub tersebut motor diberi larangan untuk tidak lewat pada jam tertentu yaitu jam 6 pagi sampai jam 11 malam. Dan hanya boleh lewat setelah jam 11 malam sampai jam 5 pagi saja agar dapat mengurangi kemacetan di jalan protokol tersebut.

Namun tampaknya Anies tidak setuju dengan adanya pergub 141/2015 tersebut karena menurutnya pergub tersebut diskriminatif. Karena itulah agar tidak menjadi diskriminatif lagi, Ia berencana untuk membuka semua area yang ada untuk motor. Namun sayangnya rencana pergub yang akan diubah Anies Sandi tersebut menimbulkan reaksi penolakan oleh pihak polri.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Polri Tolak Motor Lewat Thamrin



Pergub Jalan ERP Dilarang Dilintasi Motor

Sejalan dengan pergub yang sebelumnya, motor juga dilarang untuk melewati beberapa jalan yang dipasang ERP. Jalan tersebut adalah jalan berbayar dimana pengendara mobil diharuskan membayar setiap kali melintasi jalan tersebut. Namun motor dilarang untuk melewati jalan tersebut berdasarkan pergub 25/2017.

Menurut Anies seharusnya motor juga boleh melewati jalan berbayar tersebut. Karena itulah alat ERP sebaiknya tidak hanya dipasangkan pada mobil saja, melainkan juga pada motor. Dengan demikian motor juga dapat melewati jalan berbayar seperti jenis kendaraan lainnya.

Pergub Reklame Yang Wajib Menggunakan LED

Pergub yang akan diubah Anies Sandi selanjutnya adalah pergub 148/2017. Pada pergub tersebut reklame diwajibkan menggunakan LED saja agar tidak roboh sehingga mencegah terjadinya kecelakaan. Namun pergub ini pun rencananya akan diubah oleh Anies.

Pergub Penataan Kota Tua dan Pembangunan Kembali Kampung Akuarium

Selanjutnya adalah pergub 36/2014 yang mengatur tentang rencana penataan Kota Tua termasuk di dalamnya yaitu Masjid di Luar Batang serta Museum Bahari. Pada rencana penataan tersebut Kampung Akuarium yang terletak di daerah Penjaringan di Jakut dimasukkan di dalam rencana pembuatan cagar budaya untuk Kota Tua. Karena itulah terjadi penggusuran di kawasan Kampung Akuarium tersebut. Namun Anies rencananya akan kembali membangun perumahan warga yang dahulu tergusur tersebut.

Pergub Larangan Monas untuk Kegiatan Netral

Sebelumnya terdapat peraturan yang mengizinkan kawasan di monas agar hanya bisa digunakan untuk kegiatan yang netral saja sesuai dengan SOP 08/2015. Namun Anies berencana untuk mengubahnya agar mengizinkan kegiatan keagamaan diselenggarakan di kawasan tersebut. Akibatnya pergub 150/1994 yang mengatur tentang adanya reklame di kawasan monas, serta SK Gub DKI 14/2004 tentang penyelenggaraan baliho, spanduk, dan umbul-umbul harus diubah.

Demikianlah beberapa pergub yang akan diubah Anies Sandi dalam masa jabatannya yang baru berlangsung selama 1 bulan tersebut. Mari kita lihat bagaimana perubahan pergub tersebut akan berpengaruh pada kehidupan warga khususnya di DKI Jakarta kedepannya apakah jauh lebih baik dari sekarang.

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: