Pemprov DKI Ungkap Alasan Tempat Hiburan Malam Belum Diizinkan Buka

Jakarta

Tempat hiburan malam di Jakarta masih belum diizinkan buka oleh Pemprov DKI Jakarta. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan Pemprov DKI saat ini masih membahas bagaimana penerapan protokol kesehatan di tempat hiburan bisa efektif dijalankan.

Cucu menyebut ada kendala yang paling utama dalam penerapan protokol kesehatan di dalam tempat hiburan malam. Menurutnya, di tempat hiburan malam aturan physical distancing atau jaga jarak akan sulit diterapkan bagi pengunjung yang datang.

“Iya masih dibahas (protokol kesehatan di tempat hiburan malam), yang rawan ini kan masalah social distancing di fasilitas tersebut, gimana cara menjaganya supaya di dalam karaoke di dalam ruangan, ok secara ini mungkin dibatasi porsinya tapi ketika mereka mulai karaoke kan siapa yang mau ngontrol di ruangan tersebut, kan nggak mungkin si petugas nongkrongin selama mereka berada di dalam ataupun tempat lain seperti klub malam, diskotek yang apa namanya sangat sulit juga untuk dijaga social distancing,” ujar Cucu saat dihubungi, Jumat (24/7/2020).

Dia menyebut kendala lainnya adalah tempat hiburan itu mayoritas ruangannya tertutup. Menurutnya, aktivitas di ruangan indoor sangat beresiko akan menjadi tempat penularan virus.

“Ya terutama itu masalah physical distancing, sama yang kedua kan ruangan mereka tertutup untuk aktivitas di indoor memang masih menjadi kendala lah di industri apapun sebenarnya,” ucap Cucu.

Terima kasih telah membaca artikel

Pemprov DKI Ungkap Alasan Tempat Hiburan Malam Belum Diizinkan Buka