NasDem soal Pernyataan Paloh: Kami Dukung Pemilu, Hindari Gontok-gontokan

Jakarta

Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan pernyataan Ketum Surya Paloh bukan berarti untuk menunda Pemilu. Plate mengatakan NasDem mendukung Pemilu yang ceria dan hindari gontok-gontokan politik.

“Yang Pemilu tidak perlu, harus dilihat yang disampaikan Bang Surya adalah mengingatkan, yang terpenting bukan pemilunya yang terpenting adalah keutuhan bangsanya, yang terpenting yang utama adalah kita menjaga keutuhan dan kedekatan kita sebagai bangsa,” kata Plate dalam Launching Kanal Pemilu Terpercaya CNN Indonesia yang disiarkan CNN Indonesia TV, Senin (1/8/2022).

Plate mengatakan NasDem mengingatkan Pemilu harus tetap menjaga semangat gotong royong. Dia menegaskan apa yang disampaikan Surya Paloh bukan untuk menunda Pemilu.


“Tidak berarti untuk menunda Pemilu, tapi mengingatkan kepada instrumen bangsa kita bahwa pemilihan umum yang harus kita lakukan itu harus tetap terjaga di dalam gotong-royong politik dan silaturahmi politik gaya Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Plate menyebut NasDem mendukung Pemilu yang cerita. Dia mengimbau agar gontok-gontokan politik dihindari.

“NasDem sendiri memberikan dukungan agar pesta demokrasi kita harus kita lakukan dalam kegembiraan dan keceriaan rakyat, mari kita hindari gontok-gontokan politik yang tidak perlu yang hanya menjadi slogan-slogan politik,” katanya.

Pernyataan Surya Paloh

Surya Paloh menyampaikan orasi ilmiah saat penganugerahan gelar kehormatan doktor honoris causa (HC) dari Universitas Brawijaya. Dalam orasinya, Paloh memandang lebih baik pemilihan umum (pemilu) tak digelar apabila berujung pada perpecahan bangsa.

Paloh mulanya berbicara soal praktik politik identitas yang baik dan yang buruk. Paloh mendukung praktik politik identitas yang baik dengan memunculkan kekhasan identitas dari suatu kelompok politik.

“Politik identitas menjadi good ketika dia menjadi ciri dari sebuah partai politik atau kelompok politik. Namun tidak membuat dirinya eksklusif dan tak mau mengenal yang lain, sebaliknya mereka telah mampu bersikap inklusif,” kata Paloh di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Senin (25/7).

Paloh mengatakan praktik politik identitas yang buruk dalam mengejar kemenangan pemilu pada akhirnya akan mempertaruhkan persatuan bangsa. Berdasarkan argumentasinya itu, Paloh lantas memandang lebih baik tak pemilu kalau berujung pada perpecahan bangsa.

“Terlalu pendek akal kita, terlalu tinggi nafsu kita, jika untuk memenangkan pemilu, kita harus mempertaruhkan persatuan dan kesatuan bangsa. Bagi saya pribadi, lebih baik tidak perlu ada pemilu kalau memang konsekuensi pemilu itu berujung pada perpecahan bangsa,” katanya.

(lir/idn)

Terima kasih telah membaca artikel

NasDem soal Pernyataan Paloh: Kami Dukung Pemilu, Hindari Gontok-gontokan