Menakar Pertarungan Atep Eks Persib-Artis Sahrul Gunawan di Pilbup Bandung

Kabupaten Bandung

Nama Atep Rizal dan Sahrul Gunawan bukanlah nama baru di telinga masyarakat. Mereka sering tampil di layar kaca, yang satu menggocek bola dan satunya lagi memerankan sebuah karakter.

Namun, kini panggung mereka bukan lagi dunia yang menghibur dengan gocekan atau puluhan karakter, melainkan panggung politik. Lalu, apakah modal popularitas cukup bagi mereka yang kini digadang-gadang akan menjadi calon wakil bupati Kabupaten Bandung dari setiap pasangan mereka masing-masing.

Atep, pria yang biasa mengenakan nomor punggung tujuh itu, digadang-gadang akan mendampingi Yena Masoem dengan diperkuat koalisi antara PDIP dan PAN. Sedangkan Sahrul, yang juga kader partai NasDem, akan diusung mendampingi Dadang Supriatna dari PKB serta didukung oleh Partai Demokrat.

Tetapi, popularitas mereka dinilai belumlah cukup menjadi modal untuk menang dalam Pilbup Bandung, ada modal lain yang mesti mereka miliki. Seperti dikatakan Wakil Ketua Asosiasi Program Studi Ilmu Politik Seluruh Indonesia (APSIPOL) Asep Sahid Gatara.

“Tentu dalam dunia publik atau panggung politik, popularitas saja tidak cukup. Ada persyaratan yang mesti dipenuhi oleh artis dan kalangan lain (pesepakbola) ketika akan maju ke panggung politik. Di antaranya adalah tentang memiliki sumber daya politik yang mempuni,” kata Asep Sahid yang juga Dosen Ilmu Politik UIN SGD Bandung, Kamis (6/8/2020).

Sedikitnya, kata Asep, ada dua sumber daya politik yang perlu dimiliki yakni sumber daya moralitas dan keahlian. Kedua sumber tersebut jarang dimiliki oleh orang baru dalam politik seperti Atep dan Sahrul yang minim pengalaman sebagai pejabat politik.

Terima kasih telah membaca artikel

Menakar Pertarungan Atep Eks Persib-Artis Sahrul Gunawan di Pilbup Bandung