Lebaran Tahun Ini Terbawa Ombak Pantai Parangtritis

pantai parangtritis indonesia
pantai parangtritis indonesia

Lebaran Tahun Ini Terbawa Ombak Pantai Parangtritis

Bantul Indonesia – Selama periode liburan lebaran tahun 2017 ini, tepatnya sampai tanggal 28 Juni 2017, sudah ada sekitar 14 wisatawan yang terbawa ombak di pantai Bantul dan pantai Gunungkidul. Kebanyakan dari mereka jadi korban terseret arus karena tidak memperdulikan larangan yang telah dibuat petugas, sehingga terseret ombak Pantai Selatan.

“Selama libur lebaran ini mulai dari hari ke-2 hingga hari ke-4 lebaran, sudah ada delapan wisatawan yang tenggelam diarea palung Pantai Parangtritis, untungnya semuanya berhasil diselamatkan,” kata Koordinator SAR Pantai Parangtritis, Bapak Ali Sutanto, pada hari Rabu tanggal 28 Juni 2017.

Sedangkan diarea Gunungkidul, selama libur lebaran tahun 2017 ini sudah ada 6 wisatawan terseret ombak. Beruntung semuanya berhasil dievakuasi oleh petugas. Menurut koordinator SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Bpk Marjono, 6 orang itu tergulung ombak dilokasi Pantai Baron, Pantai Ngandong, dan Pantai Kukup.

Ada juga kejadian serupa diarea Gunungkidul. Korban ialah 3 remaja yang berasal dari Sukoharjo, Jawa tengah, mereka terbawa ombak Pantai Ngandong. Dan terakhir ini dilokasi sekitar Bantul tepatnya di Pantai Parangtritis pada Rabu kira-kira pukul 16.20 WIB, korban sebanyak tiga anak-anak dari Jakarta Utara terbawa arus ombak.



Seperti yang telah dijelaskan Bpk Ali Sutanto, kecelakaan laut Pantai Parangtritis ini terjadi saat para korban bermain air di Pantai Parangtritis, mereka tidak tahu jikalau tempatnya bermain itu adalah area palung laut.

“Ketiganya mengaku tidak mengetahui jikalau tengah berada didaerah palung. Tiba-tiba saja ombak besar datang kemudian menyeret mereka sampai ke tengah laut. Beruntung ada anggota SAR yang siaga. Bersama dengan aparat Polair Polda DIY anggota SAR langsung memberikan pertolongan evakuasi sehingga para korban dapat terselamatkan.” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Bpk Ali menghimbau para wisatawan agar tidak mandi di laut, terutamanya jika sampai diarea sekitar palung laut. Disamping itu, beliau meminta supaya wisatawan juga membaca dan mematuhi arahan yang telah dibuat petugas SAR, agar tidak mengalami hal serupa selama berwisata disekitar pantai.



Lebaran Tahun Ini Terbawa Ombak Pantai Parangtritis

Dipantai manapun, hal ini memang sangat penting untuk diketahui. Karena salah-salah nyawa kita sendiri yang akan menjadi taruhannya. Niat ingin bermain air dan bercengkrama dipantai, menikmati liburan, malah berakhir dengan kemalangan. Tentu tidak ada orang yang menginginkan hal ini terjadi bukan ?.

Oleh sebab itu, berhati-hatilah saat Anda tengah melakukan aktifitas liburan dilokasi pantai. Pantai memang indah, pemandangan hamparan air nan biru memang sangat mempesona. Riuh gemuruh ombak pun menjadi alunan nada yang menyejukkan telinga dan menentramkan hati. Maka dari itu, supaya kita semua dapat benar-benar menikmati liburan dipantai, alangkah baiknya juga supaya kita tetap waspada dan mematuhi peraturan dan himbauan yang telah disampaikan sebelumnya.

Dan satu lagi, selama kita berlibur dilokasi pantai, dilarang membuang sampah sembarangan apalagi membuang sampah ke air di pantai yang dapat membuat sampah itu terseret arus hingga laut lepas dan akhirnya mengotori hamparan air nan biru tadi. Kita perlu menyadari untuk tetap menjaga kelestarian lokasi wisata pantai yang kita miliki, karena suatu saat anak cucu kita pun mungkin akan melakukan perjalanan liburan kepantai yang telah kita kunjungi tersebut, jika pantai dan lautnya tetap bersih dan indah, maka anak cucu kita bisa tetap dapat menikmati keindahan yang serupa juga seperti yang sudah kita nikmati sebelumnya.

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: