Ratusan Orang Bereaksi Terhadap Virus, Dusun di Bali Dikunci

Informasi Menarik – Sebuah dusun di Bali dikunci pada hari Kamis. Setelah tes cepat menunjukkan kemungkinan ratusan penduduknya terinfeksi oleh virus Corona. Tim satgas COVID 19 provinsi Bali mengambil 1.200 sampel darah dari penduduk Dusun Serokadan di desa Abuan, kabupaten Bangli, pada hari Kamis. Di mana lebih dari 400 mengembalikan hasil “reaktif” setelah pengujian cepat.

“Kami telah menindaklanjuti hasil tes cepat dengan mengambil sampel swab untuk tes PCR [lebih lanjut. Untuk mendapatkan hasil yang akurat pada apakah mereka positif untuk COVID-19 atau tidak. Tentu saja, kami akan menggunakan hasil tes swab sebagai hasil akhir,” kata ketua eksekutif gugus tugas, Dewa Made Indra.

Kabupaten Bangli kemudian memutuskan untuk menempatkan dusun dalam keadaan terkunci untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. Dengan penduduk tidak lagi diizinkan meninggalkan daerah itu, pihak berwenang menyiapkan dapur umum pada hari Jumat di dusun untuk menyajikan makanan.

“Mulai Kamis, dusun Serokadan di desa Abuan terisolasi, ditutup. Tidak ada yang diizinkan masuk atau meninggalkan dusun,” katanya.

Tes Cepat Akibatkan Dusun di Bali Dikunci

Tes cepat di desa Abuan terjadi setelah temuan bahwa delapan warga desa tertular virus melalui transmisi lokal. Setelah dilaporkan melakukan kontak dengan seorang pekerja migran yang baru saja kembali dari luar negeri, tetapi mengabaikan protokol karantina sendiri. Petugas medis telah melanjutkan pengujian lebih cepat pada hari Jumat, menargetkan tes pada lebih dari 2.600 penduduk di desa.

Sekitar 200 warga desa Padang Kerta di Kabupaten Karangasem juga mengambil bagian dalam tes cepat COVID-19. Setelah pihak berwenang menemukan bahwa enam warga desa dinyatakan positif terkena virus corona. Penduduk desa yang terinfeksi diidentifikasi setelah melacak kontak seorang pekerja migran yang dites positif COVID-19 setelah kembali dari luar negeri.

“Kami telah melakukan tes cepat di desa Padang Kerta. Sejauh ini, kami menemukan 12 orang dengan hasil ‘reaktif’,” kata Dewa Made Indra.

Bali, yang mengalami penurunan pariwisata karena pandemi itu, sejauh ini telah mencatat sedikitnya 235 kasus virus corona dengan empat kematian, menurut perhitungan resmi pemerintah pusat pada hari Sabtu. Setidaknya delapan orang yang terinfeksi adalah orang asing. Sementara sekitar 137 kasus diimpor. Provinsi mencatat 57 kasus sebagai akibat dari penularan lokal.

Sumber: www.thejakartapost.com
Terima kasih telah membaca artikel

Ratusan Orang Bereaksi Terhadap Virus, Dusun di Bali Dikunci