Banyuwangi Dorong Pekerja Kontruksi Miliki Sertifikasi

Banyuwangi

Selain melibatkan arsitek dalam bangunan pelayanan publik, Pemkab Banyuwangi juga mendorong pekerja kontruksi memiliki sertifikasi. Sebab saat ini, arsitektur bangunan menjadi salah satu yang diperhatikan oleh Pemkab Banyuwangi.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah arsitek yang karyanya sudah lintas negara memang dilibatkan membangun Banyuwangi, mulai Andra Matin, Budi Pradono, Adi Purnomo, hingga Yori Antar. Mereka mengembangkan ruang terbuka hijau, terminal bandara, fasilitas pendidikan, stadion, pasar tradisional, pendopo, hingga lanskap destinasi wisata.

“Selain mengoptimalkan fungsi bangunan maupun lansekap untuk kepentingan pelayanan publik, ternyata juga mampu menarik minat orang untuk datang. Karena itu kami dorong pekerja kontruksi di Banyuwangi memiliki sertifikasi,” kata Anas kepada wartawan, Sabtu (25/7/2020).

Anas mengapresiasi PT Semen Indonesia yang membina para pekerja kontruksi yang tersertifikasi. Pihaknya berharap lebih banyak lagi pekerja konstruksi memiliki sertifikasi di Banyuwangi.

“Sumbangsih stakeholder diharapkan bisa meningkatkan kapasitas dari pekerja konstruksi. Bisa melalui program CSR yang nantinya disalurkan ke dearah,” pungkasnya.

General Manager of Regional Sales III SIG, Akhmad Yani Yulianto mengatakan, selama ini perseroan juga aktif dalam mendukung peningkatan kompetensi bagi para pekerja konstruksi.

“Hingga 2020 total tenaga konstruksi yang dibina perusahaan mencapai 18.676 orang dari berbagai wilayah. Sebanyak 9.818 orang di antaranya telah tersertifikasi, baik dalam hal keahlian kerja maupun keterampilan kerja, termasuk dari Banyuwangi,” kata Yani.

Sebagai wujud apresiasi terhadap loyalitas pekerja konstruksi, Semen Indonesia menggelar program Arisan Jago Bangunan 2.0, yang diikuti oleh anggota pekerja kontruksi yang terdaftar di database Jago Bangunan wilayah Kota Gresik, Lamongan, Jombang, Mojokerto dan Banyuwangi.

“Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan awareness dan engagement dengan tukang bangunan yang menjadi anggota Jago Bangunan Semen Indonesia,” kata Yani.

Pemenang dari program ini adalah pemuda Dusun Krajan, Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Muhammad Hibni Alfarizi. Dia mendapat hadiah utama paket umroh.

Pada Arisan Jago Bangunan 2.0, SIG membagikan hadiah senilai 150 juta yang terdiri dari paket umrah, sepeda motor, handphone, grinder serta voucher pulsa. Selain menggelar Arisan Tukang Jago Bangunan 2.0.

(iwd/iwd)

Terima kasih telah membaca artikel

Banyuwangi Dorong Pekerja Kontruksi Miliki Sertifikasi