Anak-anak Elvy Sukaesih ditangkap polisi karena narkoba

Anak-anak Elvy Sukaesih ditangkap polisi karena narkoba. Dhawiya Zaida ditangkap polisi ketika tengah mengkonsumsi sabu bersama beberapa rekannya. Polisi menyita narkoba dan barang lainnya sebagai bahan bukti. “Ada sejumlah barang bukti yang telah diamankan dari beberapa orang pelaku,” seperti yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya pada hari Jumat 16 Febuari 2018.

Tim Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya ternyata juga menangkap tunangan Dhawiya, Muhammad, serta dua kakak Dhawiya yang bernama Syehan dan Ali Zaena Abidin serta Chauri Gita, istri Syehan. Dari penangkapan Muhamad, polisi menyita 1 klip kecil berisi sabu 0,38 gram, 1 buah sedotan dan 1 unit handphone. Sedangkan dari kamar Dhawiya disita sabu 0,45 gram, 1 klip sabu 0,49 gram yang sedang digunakan bareng-bareng, 2 alat isap sabu, dan 9 cangkong kaca.

Lalu dari kamar Dhawiya polisi juga menyita 4 buah selang plastik, 2 telefon genggam, 1 plastik berisi sedotan, 1 gulung almunium foil, 1 alat isap sabu bekas pakai, 1 unit timbangan digital 1 buku tabungan, 1 peralatan sabu dan selang plastik, 1 kotak alat isap sabu. Sementara itu dari kamar Syehan disita 2 buah timbangan digital, 1 alat isap sabu, 1 telepon genggam dan 1 iPad.

Lihat juga: Bupati Subang Tersangka Korupsi



Polisi melakukan penggerebekan karena memperoleh informasi dari masyarakat bahwa Muhamad sering terlihat melakukan transaksi narkotika di wilayah Cawang, Jakarta Timur.

“Tim melakukan pemantauan dan melihat ciri-ciri yang dimaksud. Selanjutnya melakukan penangkapan, lalu membawanya ke salah satu kamar untuk penggeledahan. Disitulah ditemukan sabu 0,38 gram di tali pinggang celana yang dimodifikasi. Disaksikan tersangka Ali yang juga berada di kamar tersebut,” kata Argo dalam keterangannya, Jumat (16/2/2018).

“Penggeledahan berlanjut ke kamar tersangka Dhawiya yang sedang bersama Syehan dan Chauri menggunakan sabu bersama. Disitulah ditemukan BB tersebut di atas,” sambungnya.

Ada 4 orang yang ditangkap. Mereka adalah Dhawiya, Muhammad, Syehan dan Ali Zaenal Abidin, serta Chauri Gita, yang tengah dalam kondisi hamil 6 bulan dan memiliki bayi. Ironis sekali memang, seseorang yang tengah mengandung tetapi malah menggunakan narkotika secara ilegal sepert itu.

“Seluruhnya positif, seluruh test urine hasilnya positif,” ujar Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu 17 Feb 2018.

AKBP Calvin menerangkan kalau Ali ditangkap saat tidak memakai narkoba. Akan tetapi polisi tetap mendalami penyidikan terkait kasus Dhawiya bersama tiga orang lainnya yang kini sudah berstatus sebagai tersangka.

“Untuk si A pada saat penangkapan terpisah, beda lokasi. Dia sedang tidak berbuat apa-apa pada saat penggrebekan. Tapi saat tes urine selesai, hasilnya memang positif. Masih kita dalami, kita lakukan penyidikan secara mendetail lagi untuk dirinya,” sambungnya.

Anak-anak Elvy Sukaesih ditangkap polisi karena narkoba dan akan dijerat dengan:

  • Pasal 114 ayat 1.
  • Pasal 112 ayat 1.
  • Pasal 127 ayat 1 juncto.
  • Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kehidupan artis dan narkoba seakan tidak terpisahkan. Setidaknya, hal itu bisa terlihat dari kasus penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian beberapa hari belakangan. Setelah Fachri Albar dan Roro Fitria, sepekan ini genap ada 3 public figure yang tersandung kasus narkoba setelah Dhawiya Zaida terbukti memakai barang haram itu.

Anak-anak Elvy Sukaesih ditangkap polisi karena narkoba

Masing-masing memiliki pola yang serupa, polisi membekuk kediaman masing-masing. Di kediaman Fachri dan kediaman Roro, polisi menemukan sabu.

Sementara di kediaman Dhawiya, sang aktris tak hanya memiliki namun juga tertangkap sedang memakai. Tiga artis ditangkap hampir bersamaan, adakah keterkaitan di antara keduanya? Polisi menyebut, hingga saat ini belum ditemukan kaitan satu dengan lainnya.

“Sejauh ini (Fachri Albar, Roro Fitria dan Dhawiya) belum ada keterkaitan,” ujar Kasubdit 1 Ditreserse Narkoba Polda, AKBP Jean Calvijn saat ditemui di Polda Metro Jaya pada Sabtu (17/2/2018).

Untuk kasus Dhawiya, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. Salah satunya mengorek keterangan perihal dari mana Dhawiya dan sang tunangan memperoleh barang haram tersebut.

“Yang jelas proses pembelian barang ini mereka titipkan ke M untuk mencari barangnya. Sedang kami cek terus karena keterangannya berubah-ubah,” tukas Calvijn.

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: