Abu Tours Kini Terseret Kasus Yang Sama Seperti First Travel

Informasi Menarik – Pimpinan Abu Tours, Hamzah Mamba kini mendekam di tahanan karena kasus penipuan, penggelapan serta pencucian uang sebesar Rp 1,8 triliun dari uang jemaah umrah. Padahal sebelumnya, dia sempat mengatai kasus yang menimpa First Travel, enam bulan sebelum dirinya ketahuan sama ternyata.

Dalam catatan redaksi detik.com, Hamzah pernah ngomong besar ke media massa pada bulann Agustus tahun 2017. Saat itu, sedang ramai-ramainya kasus First Travel. Hamzah bilang “Kalau First Travel itu tak jelas. Bulan berapa keberangkatannya”.

Hamzah sesumber jika travel yang dia ditawarkan tidak mungkin akan menjadi First Travel kedua (maksudnya penipuan). Karena, sistem yang diterapkan di Abu Tours jauh lebih ketat, serta jadwal keberangkatan yang sudah lebih pasti.

Lihat juga: Cari Kerja Sesuai Passion Saja, Ini Alasannya !



“Jemaah dipersilahkan memilih bulan, kami yang menentukan tanggalnya, sesuai dengan jadwal. Sehingga tak mungkin terdapat kesalahan dari kami,” ujar Hamzah berbicara sesumbar.

6 bulan terlewati, Hamzah sekarang ke makan omongannya sendiri. Sekitar 85.000 orang jemaah yang telah membayar tak juga kunjung diberangkatkan. Oleh sebab itu, pihak kepolisian pun segera bertindak dan menahan sdr Hamzah.

“Bukan soal tidak berangkat. Ada oknum tertentu yang ingin membuat runyam masalah. Tapi, Alhmadullilah banyak juga yang masih ingin membantu Abu Tours saat ini. Namun tidak sedikit juga yang ingin menghancurkan travel ini.” ungkap Abu Hamzah, sehari sebelum kena tahan Polda Sulsel.

Setali tiga uang dengan First Travel, Abu Tours rupanya sama saja. Izin travel pun akhirnya dicabut Kemenag, dan pemiliknya ditahan. Terjerat pidana pencucian uang, bos First Travel dan Abu Tours sama-sama memiliki gaya hidup yang bukan main mewahnya. Dan ini yang membuat dugaan keras kalau kedua travel berkedok umrah itu ternyata sama saja. Terdapat dugaan kalau memang uang jamaah itu dibuat foya-foya oleh para pemilik bisnis travel ini.

Namun, Hamzah menyangkal segala dakwaan polisi. Melalui kuasa hukumnya, ia membantah bila dia melakukan tindakan pengalihan aset dari dana jamaah tersebut.

“Uang Rp 1, 8 T tersebut untuk biaya pemberangkatan, transportasi, sewa hotel, dan pemberangkatan jemaah. Dan itu sudah dilakukan,” kata kuasa hukum Abu Tours Hamza Mamba, Eri Edhi Satrio.

Entah bagaimana nanti hasil sidang perkaranya. Semoga saja tidak menghilangkan rasa kepercayaan masyarakat karena oknum-oknum yang kurang bertanggungjawab tersebut. Semoga kasus ini segera bisa terkuak kebenarannya.

Abu Tours Kini Terseret Kasus Yang Sama Seperti First Travel

Indonesia kembali bersedih dengan biro umroh bermasalah. Jika sebelumnya First Travel, kali ini malah Abu Tours. Keduanya sama-sama memutar uang jemaah sampai triliunan rupiah. Yang mirisnya, uangnya dikabarkan justru untuk pemiliknya hidup bermegah dan bermewah ria, dan malah mengabaikan para nasabahnya yang ingin berangkat. Sebenarnya, boleh atau tidak menurut kamu?

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: